Percakakapan Bahasa Arab Tentang Liburan

Percakakapan bahasa arab tentang liburan. Kali ini kembali kami akan bawakan untuk kalian semua tentang percakapan bahasa arab, untuk rubrik bahasa arab kali ini tentang percakapan bahasa arab mengenai liburan, semua orang menyukai yang namanya liburan, liburan merupakan suatu yang ditunggu-tunggu oleh kebanyakan orang yang sehari-harinya melakukan berbagai aktifitas rutinnya.
Percakakapan Bahasa Arab Tentang Liburan

Liburan memang bukan perkara yang di larang baik oleh agama maupun negara, liburan biasanya dilakukan oleh keluarga di luar rumah, dengan membawa berbagai peralatan yang dibutuhkan, termasuk kadang membawa tenda, ada yang melakukan liburan ini pada siang hari, pagi hari, sore hari bahkan ada yang sampai menginap di tempat liburannya itu.

Melakukan liburanpun di berbagai tempat; di pantai, di hutan, di padang pasir, di lembah-lembah pegunungan di mana terdapat udara yang begitu segar, mereka biasanya juga membawa makanan di saat liburan ini. Bagi yang suka melakukan liburan di pinggir pantai mereka akan melakukan aktifitas- aktifitas seperti berenang, memancing ikan, ber foto ria, menyaksikan burung-burung atau sekedar jalan- jalan di pinggir pantai itu.

Sebagian mereka yang melakukan liburan ini akan membawa makanan dari rumah, namun sebagian mereka akan mempersiapkan makanan di tempat mereka liburan dengan membawa berbagai peralatan makan dan masak.

Baiklah artikel tentang bahasa arab kali ini akan berbicara tentang percakapan bahasa arab tepatnya tentang percakakapan bahasa arab tentang liburan. Percakapan bahasa arab ini lumayan agak panjang akan tetapi insyaalloh akan bermanfaat untuk Anda semua, terutama Anda yang sedang belajar bahasa arab, silahkan di simak percakapan bahasa arab liburan berikut ini yang sudah kami lengkapi dengan artinya dan terjemahannya. Percakapan bahasa arab tentang liburan ini sudah kami lengkapi dengan cara membaca dan artinya atau terjemahannya.

Percakapan bahasa arab tentang liburan ini adalah antara ibu, bapak dan anak-anak mereka:

الأم : العطلة على الأبواب, يا أبا أحمد

al-Umm : al-Uthlatu alal abwab, Ya Aba Ahmad

Ibu : Liburan sudah di depan pintu, wahai suamiku Abu Ahmad


الأب : يالها من فرصة طيبة ياأم أحمد!

al-Abu : Ya laha min fursatin tayyibah ya umma Ahamad!

Bapak : Wah..ini adalah kesempatan yg sangat baik (untuk liburan) wahai Ummu Ahmad!


الأم : كيف سيقضي أولادنا العطلة؟

al-Ummu : Kaifa sayaqdi awladuna al-Uthlah?

Ibu : Bagaimana anak-anak akan menghabiskan liburan mereka?


الأب : هيا ننادي الأولاد ونناقشهم في الأمر

al-Abu : Hayya nunadil awlad wa nunaqisyuhum fil amri

Bapak : mari kalau begitu kita panggil anak-anak dan kita berdiskusi dengan mereka tentang liburan ini.


الأم : فكرة طيبة. سأناديهم الآن ياأحمد, يا فاطمة, ياطارق, يا ندى , يا بدر!!!

al-ummu : fiqratun tayyibah, sa unaadiihim al-Aan, ya Ahmad, ya Fatimah, ya Thariq, ya nada, ya Badar.

Ibu : Ide yang bagus, saya akan memanggil mereka sekarang, wahai Ahmad, wahai Fathimah, wahai Thariq, wahai Nada, wahai Badr!!!


( يحضر الأولاد )

(Yahdur al-Awlad)

Anak-anak-pun hadir menuju ibu bapak mereka


الأم : كيف نقضي العطلة يا أولاد؟ نريد آراءكم.

al-Ummu : Kaifa naqdi al-Uthlah ya awlaad? nuridu aaraakum.

Ibu : Bagaimana kita akan mengisi liburan wahai putera putriku? kami ingin mendengarkan pendapat kalian semua.


أحمد : أرى السفر إلى مصيف جميل

Ahmad : Ara as-Sfara ila mashifin jamiil

Ahmad : Menurut pendapatku bagaimana kalau kita pergi ke tempat liburan musim panas yang indah.


الأب : أحسنت, وما رأيك يا فاطمة؟

al-Abu : Ahsanta, wa maa ra’yuka ya Fathimah?

Ibu : Bagus, bagaimana pendapatmu wahai Fathimah?


فاطمة : أرى عمل حديقة للبيت

Fathimah : Ara amala hadiqatin lil baiti

Fathimah : menurut saya bagaimana kalau kita membuat taman di rumah kita?


الأم : يا لها من فكرة طيبة! فليس في بيتنا حديقة

al-ummu : Ya laha min fikratin tayyibah! fa laisa fi baitina hadiqah

Ibu : Luar biasa, ini ide yang bagus sekali, memang di rumah kita belum ad ataman.


طارق : أفضل مشاهدة برامج التلفاز

Tariq : Ufaddilu musyahadat baraamij at-Tilfaaz

Thariq : Kalau saya lebih suka menonton acara TV yang bermanfaat.


الأم : لا مانع من مشاهدة البرامج المفيدة فقط : ساعة أو ساعتين.

al-Ummu : La maani min musyahadat al-Baraamij al-Mufiidah faqath : sa’ah aw sa’atain

Ibu : Tidak masalah menonton acara TV yang bermanfaat saja, satu atau dua jam lamanya.


الأب : وماذا تقول ندى؟ وماذا يقول بدر؟

al-Abu : Wa madza taqulu Nada? wa madza yaqulu badr?

Bapak : Bagaimana pendapatmu wahai Nada? dan bagaimana pendapatmu wahai Badr?


بدر : سألعب, وسأقرأ, وسأسبح في البحر

Badr : sa al’abu, was a aqra’u was a asbahu fi al-bahr

Badr : Saya pengen bermain, membaca dan berenang di laut.


الأم : عطلة سعيدة يا أولاد.

al-Ummu : Uthlah sa’idah ya awlaad

Ibu : Semoga mendapat liburan yang menyenangkan wahai putera puteriku sekalian.

Percakakapan Bahasa Arab Tentang Liburan

Itulah percakapan bahasa arab pertama kali ini yang berkaitan dengan Percakakapan bahasa arab tentang liburan, sekarang shabat bahasa arab sekalian, kita bakal melanjutkan ke percakapan bahasa arab liburan yang kedua kali ini antara 2 orang laki-laki, silahkan di simak baik-baik!

هشام : الحمد لله على سلامتك يا إبراهيم!

Hisyam : Alhamdulillah ala salamatika ya Ibrahim!

Hisyam : Alhamdulillah engkau baik-baik saja wahai Ibrahim!


إبراهيم : شكرا لك. أنا بخير والحمد لله!

Ibrahim : Syukron laka, ana bi khairin wal hamdulillah!

Ibrahim : Terima kasih, saya baik-baik saja Alhamdulillah!


هشام : ماذا حدث؟ لماذا أنت هنا؟

Hisyam : Madza hadatsa? limadza anta huna?

Hisyam : Apa yang terjadi? Mengapa engkau berada di sini?


إبراهيم : أغمي علي, وأنا في الشركة, وعندما أفقت وجدت نفسي هنا في المستشفى.

Ibrahim : Ugmiya alayya, wa ana fi as-Syarikah, wa indama afaqtu wajadtu nafsi huna fil mustasyfa.

Ibrahim : Saya pingsan, ketika berada di kantor, dan ketika saya siuman saya sudah menemukan diri saya di rumah sakit ini.


هشام : وما رأي الطبيب؟

Hisyam : wa ma ra’yut tabib?

Hisyam : lalu apa kata dokter?


إبراهيم : فحصني الطبيب وقال لي : أنت بخير.

Ibrahim : Fahasani at-Tabib wa qala: anta bi khairin

Ibrahim : Saya diperiksa oleh dokter dan dia berkata kepada saya: engkau baik-baik saja.


هشام : ما المشكلة؟

Hisyam : mal musykilah?

Hisyam : lalu apa masalahnya?


إبراهيم : الأمر عجيب جدا, طلب مني الطبيب أن أغير أسلوب حياتي.

Ibrahim : al-Amru ajiib jiddan, talaba minni at-tabib an ugayyira usluba hayati

Ibrahim : sangat menakjubkan sekali, dokter menyuruh saya merubah pola hidup saya.


هشام : تغير أسلوب حياتك! ماذا يقصد؟

Hisyam : tugayyir usluba hayaatika? madza yaqsid?

Hisyam : Merubah pola hidup? apa maksudnya?


إبراهيم : قال لي: حياتك كلها عمل لا ترويح فيها.

Ibrahim : Qala lii : hayatuka kulluha amalun, la tarwiha fiha

Ibrahim : hidupmu hanya bekerja dan bekerja tak ada liburan dan refreshing


هشام : يا له من أمر عجيب!!

Hisyam : ya lahu min amrin ajiib

Hisyam : memang menakjubkan ya


إبراهيم : صدق الطبيب فحياتي كلها عمل لا ترويح فيها

Ibrahim : sadaqa at-tabib, fa hayatii kulluha amalun la tarwiha fiiha

Ibrahim : dokter itu benar, hidup saya isinya kerja semua, tidak ada liburan


هشام : و بما نصحك؟

Hisyam : wa bimadza nasahak?

Hisyam : lalu dia menyuruhmu melakukan apa?


إبراهيم : أن أقضي العطلة في بلد جميل

Ibrahim : an aqdiya al-uthlah fi baladin jamil

Ibrahim : saya harus menghabiskan hari libur saya di tempat yang indah


هشام : يا لها من نصيحة طيبة!!!

Hisyam : ya laha min nasihatin tayyibah

Hisyam : alangkah bagusnya nasihat itu

Demikianlah artikel bahasa arab kali ini yang kami tulis dengan judul bahasan percakakapan bahasa arab tentang liburan. Semoga bermanfaat untuk Anda semua.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Percakakapan Bahasa Arab Tentang Liburan

0 komentar:

Posting Komentar