3 Makalah Pentingnya Belajar Bahasa Arab

Bahasa arab adalah bahasa al-Quran yang merupakan kitab suci sekaligus dustur (kitab yang berisi aturan hidup) seorang muslim sekaligus sebagai bahasa yang dipakai baginda Nabi untuk menyampaikan penjelasan akan al-Quran itu (al-Hadits / as-Sunnah), menguasai bahasa arab adalah satu-satunya cara untuk memahami teks al-Quran dan as-Sunnah dengan benar dan menggali hukum-hukum ( istinbath ) dari keduanya. Makalah pentingnya belajar bahasa arab.
Makalah Pentingnya Belajar Bahasa Arab

Mempelajari bahasa arab hukumnya wajib bagi setiap muslim karena sebagaimana dalam kaidah fiqih “ma la yatimmul waajib illa bihi fa huwa waajib” (suatu perkara yang hanya dengan suatu kewajiban bisa terlaksana maka hukum perkara itu juga ikut menjadi wajib), untuk menguasai bahasa arab secara sempurna seseorang harus menguasai beberapa cabang ilmu yang berkaitan dengannya seperti : ilmu kaidah bahasa arab (an-Nahwu dan as-Sharfu), ilmu sastra arab (al-Adab al-Araby) dan ilmu balaghah.

Makalah Bahasa Arab Lainnya di Blog ini :


Kodifikasi Ilmu-ilmu Bahasa Arab

Pada awal-awal munculnya peradaban Islam di jazirah arab, kaum muslimin belum banyak menyusun dan mengkodifikasi kaidah-kaidah bahasa arab dalam bentuk karya tulis yang bisa kita lihat sekarang ini dalam bentuk kitab-kitab nahwu, sharaf dan balaghah, hal ini disebabkan karena lisan dan dialek berbahasa mereka yang masih lurus dan asli, namun setelah daerah kekuasaan Islam mulai meluas dengan masuk Islamnya bangsa-bangsa ajam (bangsa bukan arab) di sekitar jazirah arab, maka mulailah al-Lahn ( kesalahan dalam penerapan kaidah bahasa arab) bermunculan di mana-mana. Melihat dinamika dan fenomena negatif yang demikian itu bahkan kondisinya semakin parah hingga sampai terjadi kerusakan parah saat memakai bahasa, para ulama dan pakar bahasa mulai menyusun buku-buku dan literatur yang membahasa tentang kaidah bahasa arab, pada tahap kematangannya ilmu bahasa arab termuara pada 3 macam ilmu yaitu : an-Nahwu wa as-Sharfu, al-Balaghah dan al-Adab ( sastra arab ).

Ilmu-ilmu Bahasa Arab

Ilmu Nahwu

Nahwu merupakan ilmu yang membahas tentang kaidah dalam menentukan harakat / baris akhir huruf pada sebuah kata dalam kalimat bahasa arab sesuai dengan jabatan dan posisi kata itu, mengabaikan ilmu ini menyebabkan kalimat yang diucap tak dimengerti dan terjadi kesalahan interpretasi terhadap substansi dan makna sebuah kalimat bahasa arab, sebagai contoh, firman Allah - ta’ala - dalam al-Qur’an:

إنما يخشى الله من عباده العلماء

“Hanya ulama’lah yang takut kepada Allah”

Makna ayat ini akan benar dengan membariskan/mengharakatkan lafdzul jalalah ( kata “ Allah”) dengan harakat fathah / mansub dengan alasan kata lafdzul jalalah ini posisinya sebagai maf’ul bih ( objek ), namun ketika seseorang yang belum mempelajari ilmu nahwu memberinya harakat / baris dommah / marfu, maka ketika itu makna ayat ini salah dan keliru bahkan menjadi makna yang batil dan berbahaya, karena jika berbaris dommah maka diasumsikan posisi lafdzul jalalah adalah fa’il ( subjek / pelaku ) sehingga maknanya akan menjadi : Allah takut kepada ulama.

Dari sinilah pentingnya mempelajari kaidah bahasa arab secara benar agar tidak terjadi kesalahan dari segi ini.

Abul Aswad ad-Du’ali disebut sebagai peletak batu pertama yang menyusun kaidah-kaidah umum bahasa arab atau ilmu nahwu.

Ilmu Balaghah

Mengungkapa suatu makna dan pemahaman kepada seseorang dengan bahasa yang indah dan sesuai dengan keadaan dan kondisi audiens, itulah definisi ilmu balaghah secara sederhana. Ilmu Balaghah selanjutnya terpecah menjadi 3 macam ilmu : ilmu ma’ani, ilmu bayan dan ilmu badi’.

Ilmu ma’ani merupakan salah satu cabang ilmu balaghah yang berbicara tentang uslub ( metode penyusunan komposisi kata dalam sebuah kalimat bahasa arab ) agar sesuai dengan tujuan kalimat itu diucap dengan memperhatikan kondisi pendengar / audiens.

Ilmu bayan merupakan cabang ilmu balaghah yang berbicara tentang metode menyampaikan suatu makna atau pemahaman dengan beberapa cara pengkomposisian kata-kata yang menysunnya, sehingga membentuk kalimat yang indah.

Sedangkan ilmu badi’ ialah ilmu balaghah yang berbicara tentang cara dan trik memperindah kalimat bahasa arab yang diucapkan seseorang agar terdengar bagus dan menarik.

Ilmu Sastra Arab ( al-Adab al-Araby )

Ilmu Adab Araby ialah ilmu yang berbicara tentang cara memperindah kalimat yang diucapkan melalui telaah terhadap sya’ir-syair kuno arab dan ucapan-ucapan kuno bangsa arab ( an- natsr ).


Secara garis besar, metode pengajaran bahasa arab di bagi menjadi 2 metode atau cara:

at-Tariqah at-Tahliliyyah : yaitu metode pengajaran bahasa arab dengan menerapkan titik tekan pada penyampaian teks-teks berbahasa arab ke hadapan siswa, melalui teks-teks tersebutlah nantinya siswa mengenal unsur-unsur bahasa seperti aswat ( voice / suara ), huruf dan susunan kalimat bahasa arab.

at-Tariqah at-Tarkibiyyah : yaitu metode pengajaran bahasa arab yang secara langsung mengenalkan siswa pada aswat ( suara / pembunyian kata bahasa arab ), tarkib ( cara menyusun kalimat / jumlah mufidah ), dan huruf arab serta kaidah bahasa arab ( nahwu dan sharaf ).

Demikian tentang makalah singkat pentingnya belajar bahasa arab. Semoga bermanfaat.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : 3 Makalah Pentingnya Belajar Bahasa Arab

0 komentar:

Posting Komentar

Anda punya pertanyaan tentang bahasa arab atau tentang artikel yang anda baca di website ini? Silahkan layangkan pertanyaan Anda kepada kami, insyaalloh dalam 1 x 24 jam pertanyaan Anda akan kami jawab.